Tertekuk lutut
Terkutuk jiwa
Meratap akan apa yang berlalu
Tertunduk lesu bisu
Tatapan hampa
Membaur hancur semu
Bilut bilur luka menganga indah
Darah merah
Tertawa mengalir renyah
Amis...
Perih serpih luka
Debu kabut bertau mesra
Remang cahaya terpancar merah"
Semuanya sia sia..
Labirin mata mata itu buta.
Selasa, 29 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
makasih udah mampir:)